Foto kegiatan Sukses Digelar, Pendidikan Lanjutan Angkatan VIII GPA Gendong Adventure Cetak Generasi Kritis dan Loyal di Alam Bebas - GPA Gendong Adventure - foto 1
Foto kegiatan Sukses Digelar, Pendidikan Lanjutan Angkatan VIII GPA Gendong Adventure Cetak Generasi Kritis dan Loyal di Alam Bebas - GPA Gendong Adventure - foto 2
Foto kegiatan Sukses Digelar, Pendidikan Lanjutan Angkatan VIII GPA Gendong Adventure Cetak Generasi Kritis dan Loyal di Alam Bebas - GPA Gendong Adventure - foto 3
Foto kegiatan Sukses Digelar, Pendidikan Lanjutan Angkatan VIII GPA Gendong Adventure Cetak Generasi Kritis dan Loyal di Alam Bebas - GPA Gendong Adventure - foto 4
1 / 4
Pendidikan

Sukses Digelar, Pendidikan Lanjutan Angkatan VIII GPA Gendong Adventure Cetak Generasi Kritis dan Loyal di Alam Bebas

16 Mei 2026

Kembali ke Kegiatan

GPA Gendong Adventure adalah organisasi pecinta alam yang berdedikasi pada kegiatan alam bebas, eksplorasi, konservasi lingkungan, dan pendidikan sumber daya manusia dengan mengedepankan prinsip keselamatan, kelestarian, dan rasionalitas dalam setiap pergerakannya.

BENGKULU TENGAH, 20 Mei 2026 – Rangkaian Pendidikan Lanjutan (Dikjut) Divisi Gunung Hutan untuk Angkatan Ke-VIII telah sukses dilaksanakan pada tanggal 18 hingga 19 Mei 2026 di kawasan Bengkulu Tengah. Mengusung tema besar “Membangun generasi yang memiliki jiwa loyalitas, serta dapat berpikir kritis terhadap organisasi pecinta alam,” agenda ini menjadi tonggak penting dalam regenerasi keanggotaan yang tangguh secara fisik maupun pemikiran.

Berbeda dengan pendidikan alam bebas pada umumnya yang berpusat semata pada ketahanan fisik, Dikjut Angkatan VIII ini dirancang dengan pendekatan yang lebih analitis dan terukur. Selama dua hari penuh, para peserta tidak hanya diuji kemampuan survival dan navigasi daratnya di medan lebat Bengkulu Tengah, tetapi juga ditantang untuk menyelesaikan simulasi kasus-kasus darurat yang membutuhkan pengambilan keputusan yang logis dan cepat.

Tema tahun ini lahir dari evaluasi mendalam bahwa kemampuan lapangan harus berjalan beriringan dengan kepekaan terhadap organisasi. Loyalitas yang ditanamkan bukanlah bentuk kepatuhan buta, melainkan kesetiaan yang didasari oleh pemahaman visi dan misi bersama. Melalui pembagian tugas yang ketat dan manajemen perjalanan yang berbasis data (seperti perhitungan rasio kalori logistik dan pembacaan kontur topografi), ego sektoral tiap individu berhasil dilebur menjadi kekuatan tim yang solid.

Pembentukan pola pikir kritis menjadi sorotan utama dalam pendidikan kali ini. Para peserta difasilitasi untuk melakukan observasi objektif terhadap potensi bahaya di lapangan, mengevaluasi kebijakan perjalanan, dan mendiskusikan solusi nyata atas tantangan lingkungan serta dinamika internal organisasi. Kemampuan menganalisa risiko dan berani bersuara di tengah krisis dinilai sebagai kunci keselamatan sekaligus instrumen vital untuk kemajuan roda organisasi ke depan.

Dengan berakhirnya kegiatan pada tanggal 19 Mei kemarin, diharapkan Angkatan Ke-VIII dapat kembali ke tengah masyarakat dan organisasi membawa semangat baru. Mereka dipersiapkan untuk tidak hanya menjadi pendaki yang mampu menaklukkan medan berat dengan akal sehat, tetapi juga sebagai kader yang siap menjaga nama baik serta memberikan sumbangsih pemikiran konstruktif bagi masa depan wadah pecinta alam.